Kamis, 24 Mei 2012

Bermain Game Ternyata Bagus Untuk Kesehatan Mata

Video game memang tidak bisa terlepas dari kontroversi. Walaupun ia sudah menjadi bagian dari industri hiburan mainstream dalam waktu yang cukup lama, eksistensinya sendiri masih menimbulkan banyak pro dan kontra. Tidak sedikit orang awam yang masih melihat video game sebagai produk negatif yang dekat dengan masalah fisik dan psikologis yang akut. Sebuah produk hiburan yang diklaim dapat meningkatkan agresivitas, hilangnya motivasi untuk melakukan hal lain, menciptakan delusi, kegemukan, hingga masalah yang lebih “ringan” seperti kerusakan mata. Namun benarkah demikian?

Tidak sedikit penelitian yang justru menyimpulkan dan memihak video game karena efeknya yang ternyata positif secara psikologis. Tidak hanya itu saja, penelitian yang dilakukan Daphne Maurer oleh McMaster University of Canada bahkan berujung pada kesimpulan yang lebih mengejutkan. Berapa banyak dari kita yang sering diperingatkan untuk tidak bermain game dalam waktu yang lama karena potensi bahaya yang tinggi pada kerusakan mata? Ternyata hal ini tidak sepenuhnya benar. Penelitian yang dilakukan oleh Maurer justru membuktikan bahwa bermain game ternyata bagus untuk kesehatan mata!
Enam subjek penelitian yang semuanya mengidap kelainan katarak pada mata memberikan hasil tersebut pada Maurer. Mereka diminta untuk memainkan game FPS – Medal of Honor selama 2 jam setiap harinya / 5 hari per minggu. Setelah mencapai waktu permainan 40 jam, atau kurang lebih 1 bulan, kemampuan penglihatan keenam subjek ini diukur kembali. Hasilnya? Lima dari enam subjek mengalami peningkatan kemampuan penglihatan yang signifikan. Mereka jadi lebih mudah mengenali wajah, melihat details, dan memperhatikan benda-benda yang bergerak. Maurer menyatakan bahwa memainkan game aksi tinggi seperti FPS meningkatkan produksi dopamine dan adrenalin yang terus merangsang otak untuk meningkatkan akurasi dan ketajaman penglihatan. Wow!

Maurer bahkan berencana untuk mengembangkan sebuah game tipikal FPS tanpa kekerasan yang memang didesain untuk keperluan medis. Kebutuhan untuk bereaksi cepat dan mengenali benda-benda dalam sekelibat pandangan di FPS dipercaya akan menjadi “obat” yang tepat bagi para pasien dengan kesulitan pada kemampuan visual. Bagi kita, ini bisa menjadi argumen dan alasan ekstra untuk berlama-lama di depan layar monitor dan memainkan game yang kita inginkan. Namun bukan berarti diperbolehkan untuk sampai pada batas ini.
Sumber :Digital Trend

Tutorial terkait



1 komentar:

dimdroid mengatakan... Balas

Terimakasih Infonya
sangat bermanfaat..
Perkenalkan saya mahasiswa Fakultas Kedokteran di UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA Yogyakarta
:)

Posting Komentar

Berilah komentar,saran dan kritik pada blog ini

rnbgame © 2008 Template by:
SkinCorner